Suku Karo, umumnya jauh dari kehidupan pantai atau laut sehingga tidak memiliki makanan sejenis terasi. Tapi yang mirip terasi ada, diperkirakan ada sejak zaman bercocok tanam bagi suku Karo. makanan tersebut diberi nama cibak-cibak. bahannya terbuat dari kacunggi, cipera, sira(garam) persis seperti bhan terasi lain. hanya kacunggi tersebut bukan dari laut tapi sejenis keong yang ada di sawah-sawah dataran tinggi Karo.
Secara sosiologis mereka mempercayai itu dapat menambah usia. tapi itu hanya mungkin mitos yang diwariskan secara turun temurun.
Senin, 12 April 2010
Kamis, 18 Maret 2010
aku pengguna baru blog
sekian lama aqmenunggu untuk memakai blog ini untung da kawan ku yang bernama belman,diaadalah seorang jenius
Langganan:
Postingan (Atom)